YOGYAKARTA – Pusat Studi Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan istimewa dari Universitas Amikom Yogyakarta untuk tujuan studi banding pada hari Rabu, 6 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di Laboratorium Bimbingan dan Konseling UAD ini menjadi simbol komitmen bersama kedua lembaga dalam meningkatkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif dan mendukung disabilitas.
Dalam sambutannya, Kepala PSLD UAD Meita Fitrianawati, M. Pd mengungkapkan, “Kami dengan senang hati menyambut inisiatif dari Universitas Amikom untuk belajar dan berkolaborasi bersama. Pertukaran informasi seperti ini sangat krusial untuk memperkuat ekosistem pendidikan inklusif di Indonesia, terutama di Yogyakarta sebagai kota pendidikan. ”
Kunjungan yang berlangsung dengan suasana yang akrab ini dipenuhi dengan diskusi mendalam tentang praktik terbaik dalam pengelolaan layanan disabilitas di perguruan tinggi. Tim PSLD UAD berbagi pengalaman mengenai pengembangan berbagai layanan untuk mendukung mahasiswa disabilitas.
Studi banding ini tidak hanya terbatas pada diskusi teori, tetapi juga mencakup kunjungan langsung ke berbagai fasilitas pendukung di kampus UAD. Para peserta diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan teknologi bantu dan akomodasi yang disediakan untuk mendukung kegiatan akademis mahasiswa dengan disabilitas.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman yang menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk terus bekerja sama dan saling mendukung dalam pengembangan layanan disabilitas. Kedua universitas sepakat untuk membentuk forum rutin yang akan memfasilitasi tukar informasi dan peningkatan kapasitas staf pengelola layanan disabilitas.
“Kerja sama semacam ini adalah langkah konkret untuk menciptakan pendidikan tinggi yang benar-benar inklusif. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya di Indonesia,”

Kamis, 21 Agustus 2025, Pusat Studi Layanan Disabilitas Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan program workshop yang bertema disability awarnes. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampus yang ramah difabel. Workshop bertema Disability Awarnes ini merupakan salah satu rangkaian agenda dalam rangka penguatan layanan disabilitas di lingkungan kampus. Acara ini berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025 bertempat di ruangan educator hall lantai 7 Gedung Utama kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan ini dihadiri oleh Nur Azizah Ph.D selaku pemateri pada acara tersebut. Acara ini dibuka oleh Dr. Muya Barida, M.Pd perwakilan dari pusat studi layanan disabilitas Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias. Hal ini terlihat dengan hadirnya dosen dari berbagai prodi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan. Pada acara ini selain membahas terkait Disability Awarnes juga ada sesi sharing session bersama Safrina Rovasita yang merupakan guru di salah satu SLB di Yogyakarta kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab
